Bagi Anda yang baru pertama kali menggunakan router Mikrotik, melakukan konfigurasi awal mungkin terasa membingungkan. Namun, Mikrotik merupakan salah satu perangkat jaringan yang paling andal, fleksibel, dan terjangkau untuk kebutuhan rumah, kantor, maupun usaha RT/RW Net.
Pada panduan kali ini, kita akan membahas langkah-langkah konfigurasi dasar Mikrotik dari kondisi awal (reset/kosong) sampai komputer/laptop Anda terhubung ke internet menggunakan aplikasi Winbox.
![]() |
| Skema konfigurasi dasar Mikrotik: Ether1 terhubung ke Modem ISP dan Ether2 terhubung ke PC/Client. |
Persiapan Sebelum Setting Mikrotik
Sebelum memulai, pastikan Anda telah menyiapkan beberapa hal berikut:
- RouterBoard Mikrotik (Semua tipe, seperti hAP Lite, RB941, RB750r2, RB450Gx4, dll).
- Kabel Modem/ISP (Indihome, Biznet, First Media, dll) yang aktif internet.
- Kabel LAN Straight (2 buah).
- Laptop / PC yang sudah terinstall aplikasi Winbox (bisa diunduh gratis dari situs resmi Mikrotik).
Skema Topologi Sederhana
- Ether1: Dihubungkan ke Modem/Router dari Provider Internet (ISP).
- Ether2: Dihubungkan ke PC / Laptop / Switch / Access Point local.
Langkah 1: Mereset Konfigurasi Mikrotik (Opsional)
Untuk memastikan Mikrotik dalam keadaan bersih tanpa ada bentrokan setelan lama:
- Hubungkan PC ke Ether2 Mikrotik menggunakan kabel LAN.
- Buka aplikasi Winbox, masuk ke tab Neighbors, klik MAC Address Mikrotik, lalu klik Connect (Login:
admin, Password: kosongkan). - Buka menu System > Reset Configuration.
- Centang pada pilihan No Default Configuration dan Do Not Backup.
- Klik Reset Configuration, tunggu hingga Mikrotik reboot dan menyala kembali.
Langkah 2: Menghubungkan Mikrotik ke Internet (WAN / Ether1)
Sebagian besar modem ISP saat ini membagikan IP secara otomatis (DHCP Client):
- Hubungkan kabel dari Modem ISP ke Ether1 Mikrotik.
- Buka Winbox, klik menu IP > DHCP Client.
- Klik tombol + (Tambah).
- Pada kolom Interface, pilih
ether1. - Pastikan Use Peer DNS dan Add Default Route bernilai
yes. - Klik Apply lalu OK.
- Jika status pada
ether1berubah menjadi bound, berarti Mikrotik sudah mendapatkan IP dari modem ISP.
Langkah 3: Mengatur DNS Server
Agar Mikrotik dapat menerjemahkan nama domain situs (seperti google.com), kita perlu mengatur DNS:
- Masuk ke menu IP > DNS.
- Pada kolom Servers, isikan DNS publik Google:
8.8.8.8dan8.8.4.4. - Sangat Penting: Centang pilihan Allow Remote Requests (agar perangkat lokal/PC bisa ikut memakai DNS ini).
- Klik Apply lalu OK.
Langkah 4: Pengujian Koneksi Internet pada Mikrotik
Sebelum membagikan koneksi ke PC, kita harus memastikan bahwa perangkat Mikrotik itu sendiri sudah bisa mengakses internet.
- Buka menu Terminal / New Terminal di Winbox.
- Ketikkan perintah:
ping google.comlalu tekan Enter. - Jika muncul balasan (reply) beserta waktu respon (ms), selamat! Mikrotik Anda sudah berhasil terhubung ke internet.
Langkah 5: Mengatur IP Address untuk Jaringan Lokal (Ether2)
Sekarang saatnya menentukan rentang IP Address yang akan dipakai oleh laptop/komputer klien.
- Buka menu IP > Addresses.
- Klik tombol + (Tambah).
- Pada kolom Address, masukkan IP lokal, contoh:
192.168.10.1/24. - Pada kolom Interface, pilih
ether2. - Klik Apply lalu OK.
Langkah 6: Membuat DHCP Server (Bagi IP Otomatis ke Komputer Klien)
Agar PC/Laptop pengunjung tidak perlu menyetting IP secara manual:
- Buka menu IP > DHCP Server.
- Klik tombol DHCP Setup.
- Pilih DHCP Server Interface:
ether2, lalu klik Next. - Klik Next terus menerus ikuti petunjuk default hingga muncul pesan Setup has completed successfully.
Langkah 7: Konfigurasi Firewall NAT (Membagikan Internet ke Klien)
Tanpa langkah ini, PC lokal tidak akan bisa membuka halaman web meskipun sudah mendapat IP Address.
- Buka menu IP > Firewall.
- Masuk ke tab NAT, lalu klik tombol + (Tambah).
- Pada tab General:
- Chain:
srcnat - Out. Interface:
ether1(Interface yang mengarah ke modem ISP)
- Chain:
- Pindah ke tab Action:
- Action: Pilih
masquerade
- Action: Pilih
- Klik Apply lalu OK.
Langkah 8: Pengujian Akhir pada PC / Laptop Klien
- Cabut dan colokkan kembali kabel LAN PC/Laptop Anda, atau disable-enable kartu jaringan (Network Adapter) di Windows.
- Buka Command Prompt (CMD) di laptop Anda, lalu tes ping:
ping google.com - Buka browser (Chrome/Edge) dan cobalah untuk membuka web favorit Anda. Jika halaman terbuka dengan lancar, maka konfigurasi Mikrotik dari awal sampai online telah sukses!
Kesimpulan
Satu kunci utama dalam konfigurasi dasar Mikrotik adalah memastikan rute keluar (ether1/WAN) telah mendapatkan jalur internet dan fitur NAT Masquerade diaktifkan agar IP Lokal pada ether2 dapat diterjemahkan ke jaringan publik.
Semoga tutorial ini bermanfaat! Jika Anda mengalami kendala seperti Request Timed Out atau IP tidak dapat, silakan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar.

Posting Komentar untuk "Cara Setting Dasar Mikrotik dari Awal Sampai Online untuk Pemula"
Jangan hanya baca kasih komentar dong